Jam’ Al Qur’an pada masa Nabi Muhammad SAW, Khulafa Al-Rasyidin dan Pasca masa Khulafa Al-Rasyidin

Authors

  • Adibah Alya Aktafina Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Citra Aulisya Putri Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Azzahra Yasmin Irfanaya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Moch. Ivan Baihaki Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Umar Al Faruq Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.36835/jipi.v23i2.104

Keywords:

Jam’ Al-Qur’an, Khulaf Al-Rasyidin

Abstract

Jam’ Al-Qur’an merupakan proses kodifikasi dan pengumpulan al-Qur’an yang pertama kali dilakukan pada zaman Nabi Muhammad SAW. Proses ini memiliki latar belakang historis yang besar dalam Sejarah Islam. Untuk selalu memastikan agar al Qur’an senantiasa utuh dan asli sebagai kitab suci umat islam, pada zaman Nabi Muhammad SAW para sahabat banyak yang menghafalkan Al Qur’an dan ditulis pada media seperti pelepah kurma dan juga batu. Setelah Nabi Muhammad wafat, pengumpulan Al-Qur’an lebih sistematis dilakukan pada masa khalifah pertama yakni, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dilandaskan dengan kekhawatiran akan hilangnya Al Qur’an karena banyaknya sahabat penghafal Al Qur’an yang gugur pada peperangan. Kemudian, pada zaman khalifah  Utsman bin Affan, untuk menghindari perbedaan bunyi bacaan di beragam wilayah islam. Proses ini merukan bentuk umat islam dalam menjaga kemurnian, kualitas dan kesatuan pedoman hidup utama umat Islam. Kajian mengenai Jam’ Al-Qur’an tidak hanya penting menurut menurut segi historis, tetapi juga dapat memberikan pengetahuan mendalam mengenai  bagaimana Al Qur’an diwariskan pada masa ke masa hingga saat ini terjamin kemurniannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisye Mahasiswi STAI Rasyidiah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan, Inayatul, and Indah Suci Mahasiswi STAI Rasyidiah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan. 2022. “JAM’UL QUR’AN MASA KHULAFA ALRASYIDIN DAN SETELAH KHULAFA ALRASYIDIN” 2 (1): 112–23.

Faruq, Umar Al, Fajryan Syahputra, Ahmad Nauval Muhammadun, Abdullah Muarif, and Ach Abrori. 2024. “Pengertian Dan Sejarah Jam’ul Qur’an.” Jurnal Pendidikan Islam 1 (3): 11. https://doi.org/10.47134/pjpi.v1i3.391.

Hidayat, Hakmi, Amar Ma, Muhammad Wirdiyan al Fardi, Shalya Haggie Narah Suki, and Ariqoh Faizta Nuraini. n.d. “Sejarah Jam’ul Qur’an Pada Masa Nabi, Khulafa’ Al-Rasyidin, Dan Sesudahnya.” Jurnal Kajian Islam Dan Sosial Keagamaan 01 (4): 348–53. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jkis/index.

Khairani, Shinta Amelia, and Anisa Maulidya. 2025. “Sejarah Pengumpulan Al-Qur’an.” Jurnal Studi Ilmu Alquran Dan Tafsir 1 (2). https://doi.org/10.47134/jsiat.v1i2.122.

Mahasiswa STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan, Pakhrujain, and Habibah Mahasiswa STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan. 2022. “JEJAK SEJARAH PENULISAN AL-QUR’AN.” Vol. 2.

Mahasiswi STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan, Irpina, Istiqamah Mahasiswi STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan, and Nuril Anisa Mahasiswi STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan. 2022. “JAM’UL QUR’AN MASA NABI MUHAMMAD SAW” 2 (1): 93–100.

Nasruddin, “Sejarah Penulisan Al Quran (Kajian Antropologi Budaya) 2015, Jurnal Rihlah. Vol. 1: 53-68.

Putri, Amalia Undip. 2024. “Jam’ al-Quran Pada Masa Nabi Muhammad SAW Dan Khulafaurasyidin” 5 (3).

Sholikhah Mardiati Linda Rosyidah, Lavinatus. 2020. “Sejarah Kodifikasi Al-Qur’an Mus} Haf Uthma> Ni.” Tafsir Dan Pemikiran Islam. Vol. 1. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/takwiluna.

Wulandari, Devy, and Nasrullah Bin Sapa. 2024. “Pengaruh Jam’ Al-Quran Pada Masa Nabi Muhammad Saw Dan Khulafaurrasyidin Dalam Meningkatkan Teologi Dalam Kalangan Muslim Awam” 4 (Desember): 625–44.

Downloads

Published

03-07-2025

How to Cite

Aktafina, A. A., Aulisya Putri, C., Yasmin Irfanaya, A., Ivan Baihaki, M., & Al Faruq, U. (2025). Jam’ Al Qur’an pada masa Nabi Muhammad SAW, Khulafa Al-Rasyidin dan Pasca masa Khulafa Al-Rasyidin. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 23(2), 1016–1022. https://doi.org/10.36835/jipi.v23i2.104