BIOGRAFI SYEKH ABDURRAHMAN BATUBARA
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v24i1.348Keywords:
Biografi Ulama, Pendidikan Islam, Pesantren, Dakwah, Mandailing Natal.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji biografi serta kontribusi Syekh Abdurrahman Batubara dalam pengembangan pendidikan Islam di Mandailing Natal. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran ulama lokal dalam membangun dan mempertahankan tradisi keilmuan Islam di tengah dinamika perubahan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan historis dan biografis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, wawancara, dan observasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menekankan pada interpretasi terhadap fakta-fakta historis yang ditemukan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syekh Abdurrahman Batubara merupakan ulama yang memiliki latar belakang pendidikan kuat, yang ditempa melalui pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Musthafawiyyah Purba Baru serta pengalaman studi di Jami’atun Nadwatul Ulama di India. Kontribusi beliau dalam pengembangan pendidikan Islam terlihat melalui perannya sebagai pendidik, pendakwah, dan pendiri Pondok Pesantren An-Nadwa di Mandailing Natal. Dalam bidang pendidikan, beliau tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak dan spiritual kepada santri. Dalam bidang dakwah, beliau berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran religius masyarakat melalui pendekatan yang kontekstual dan adaptif. Selain itu, kontribusinya dalam bidang keilmuan ditunjukkan melalui penulisan karya tentang kurban dan aqiqah yang digunakan sebagai bahan ajar di pesantren.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Syekh Abdurrahman Batubara memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan Islam di Mandailing Natal melalui integrasi antara pendidikan, dakwah, dan keilmuan. Temuan ini menegaskan bahwa ulama lokal memiliki kontribusi signifikan sebagai agen transformasi sosial dan penjaga tradisi intelektual Islam. Oleh karena itu, penguatan peran ulama lokal menjadi penting dalam upaya pengembangan pendidikan Islam yang berkelanjutan
Downloads
References
Amin, Samsul Munir. (2009). Ilmu Dakwah. Jakarta: Amzah.
Azra, Azyumardi. (2013). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara. Jakarta: Kencana.
Berger, Peter L., & Luckmann, Thomas. (1991). The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. London: Penguin Books.
Bruinessen, Martin van. (2012). Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat. Yogyakarta: Gading Publishing.
Daulay, Haidar Putra. (2012). Sejarah Pertumbuhan dan Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Dhofier, Zamakhsyari. (2011). Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiai. Jakarta: LP3ES.
Ilaihi, Wahyu. (2010). Komunikasi Dakwah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Madjid, Nurcholish. (2008). “Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan.” Dalam Islam Kemodernan dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan.
Miles, Matthew B., Huberman, A. Michael, & Saldaña, Johnny. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage Publications.
Muhaimin. (2008). Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nata, Abuddin. (2016). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Nizar, Samsul. (2011). Sejarah Sosial Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Ricklefs, M. C. (2008). Sejarah Indonesia Modern 1200–2008. Jakarta: Serambi.
Shihab, M. Quraish. (2007). Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan.
Steenbrink, Karel A. (1994). Pesantren, Madrasah, dan Sekolah: Pendidikan Islam dalam Kurun Modern. Jakarta: LP3ES.
Turner, Bryan S. (1991). The Sociology of Religion. Oxford: Blackwell.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Asmaruddin, Kori Lilie Muslim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



