EFEKTIVITAS MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI MTS TAMAN PENDIDIKAN ISLAM MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v24i1.368Keywords:
Turnamen Permainan Tim, Minat Belajar, Pembelajaran KooperatifAbstract
Penyelidikan ini berusaha untuk menjelaskan operasionalisasi paradigma instruksional Teams Games Tournament (TGT) dalam lingkungan pedagogis pelajar kelas tujuh di MTs Taman Pendidikan Islam Medan, sementara secara bersamaan meneliti konsekuensinya terhadap antusiasme skolastik dan hambatan yang dihadapi selama pemberlakuannya. Usaha investigasi ini menggunakan orientasi epistemologis kualitatif yang didasarkan pada skema fenomenologis deskriptif, di mana korpus empiris secara sistematis dikumpulkan melalui pengawasan observasional, interogasi diskursif semi-terstruktur, dan dokumentasi arsip yang mencakup praktisi pedagogis dan konstituen mahasiswa di lembaga yang disebutkan di atas. Manifestasi empiris menguatkan bahwa paradigma TGT dioperasionalkan melalui penggabungan modalitas berurutan, yang mencakup penyebaran materi didaktik, konstitusi konfederasi pembelajaran heterogen, musyawarah kolaboratif, aktualisasi turnamen kompetitif, dan retrospeksi metakognitif pencapaian pedagogis. Asimilasi Sejarah Budaya Islam melalui modalitas TGT melahirkan suasana instruksional yang jauh lebih dinamis, di mana peserta didik menunjukkan keterlibatan yang mendalam dalam wacana dialektis, kogitasi inferensial, dan persaingan antar-kelompok yang bermanfaat. Kecenderungan skolastik peserta didik mengalami amplifikasi yang mencolok, didukung oleh antusiasme yang tinggi, kecenderungan yang meningkat untuk artikulasi ingin tahu, ekspresi berpendirian, dan perilaku partisipatif konfederasi. Terlepas dari hasil yang menguntungkan yang disebutkan di atas, hambatan sistemik tertentu terwujud, mencakup kelangkaan temporal, heterogenitas dalam kesiapan bakat peserta didik dan disposisi partisipatif, dan kohesi disiplin yang tidak memadai dalam konfigurasi kelompok. Praktisi pedagogis menangkal beban ini dengan melembagakan skema kronologis yang lebih teratur, memberlakukan protokol distribusi kelompok yang diskriminatif dan adil, memberikan stimulasi motivasi di samping pendekatan proksimal individual untuk peserta didik yang pendiam, dan melakukan evaluasi kinerja terpilah untuk menggembleng disposisi akuntabilitas peserta didik. Akibatnya, implementasi sistematis paradigma instruksional TGT telah memicu dampak perbaikan substantif terhadap ekosistem pedagogis di MTs Taman Pendidikan Islam Medan.
Downloads
References
Agung Prihatmojo, & Rohmani. (2020). Buku Ajar Pengembangan Model Pembelajaran "Who Am I". Lampung: Universitas Muhammadiyah Kotabumi.
Amin, S. M. (2013). Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.
Astuti, R. (2019). Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Surakarta. Jurnal Pendidikan, 12(1), 45-53.
Fahrudiin, I. (2020). Analisis Buku Ajar Sejarah Kebudayaan Islam Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan. At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam, 5(2), 7.
Hanafi. (2007). Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Jakarta: Subdit Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.
Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 347 Tahun 2022 Tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Madrasah.
Lie, A. (2008). Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas. Jakarta: PT Grasindo.
Manasikana, O. A., dkk. (2022). Model Pembelajaran Inovatif dan Rancangan Pembelajaran untuk Guru IPA SMP. Jombang: LPPM Unhasy.
Murodi. (2009). Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Tsanawiyah kelas VIII. Semarang: PT Karya Toha Putra.
Nurdyansyah & Fahyuni, E. F. (2016). Inovasi Model Pembelajaran. Sidoarjo: Nizamia Learning Center.
Permatasari, D. (2020). Kendala dan Solusi dalam Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) pada Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 112-120.
Permenag RI Nomor 000912 Tahun 2013 tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.
Rahmawati, D., & Pratiwi, S. (2021). Analisis Minat Belajar Siswa dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 45-56.
Robert E. Slavin. (2008). Cooperative Learning Teori Riset dan Praktik. Bandung: Nusa Media.
Sardiman, A. M. (2016). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Slameto. (2018). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Slavin, R. E. (1995). Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice (2nd Ed.). Boston: Allyn and Bacon.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Aziza, Alimuddin Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



