ANALISIS CERITA RAKYAT INDONESIA SEBAGAI MEDIA PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v24i2.370Keywords:
cerita rakyat Indonesia, karakter anak, Kurikulum Merdeka PAUD, nilai agama dan budi pekerti, jati diriAbstract
Cerita rakyat Indonesia merupakan warisan budaya yang kaya nilai moral dan etika, namun pemanfaatannya sebagai media pembentukan karakter anak usia dini belum tergali secara optimal. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Indonesia; (2) menggambarkan relevansi nilai karakter tersebut dengan Kurikulum Merdeka PAUD, khususnya elemen nilai agama dan budi pekerti serta jati diri; dan (3) menggambarkan strategi efektif penggunaan cerita rakyat sebagai media pembentukan karakter anak usia 4–6 tahun. Metode yang digunakan adalah analisis konten kualitatif terhadap sepuluh cerita rakyat populer dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat mengandung enam nilai karakter utama yang selaras dengan tiga elemen Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD (BSKAP No. 032/H/KR/2024), yaitu nilai agama dan budi pekerti, jati diri, serta dasar-dasar literasi dan STEAM. Cerita rakyat
terbukti efektif meningkatkan pemahaman nilai moral anak sebesar 73,4% dibandingkan metode konvensional.
Downloads
References
Damayanti, A., Mardalena, & Fauziah, N. (2025). Konsep Kurikulum Merdeka pada satuan pendidikan anak usia dini. JURIHUM: Jurnal Inovasi dan Humaniora, 3(2), 293–301.
Alfarizi, M., & Hasanudin, C. (2025). Peran cerita rakyat dalam pembentukan karakter sosial anak generasi Alpha. Prosiding Seminar Nasional UKM Penalaran dan Riset IKIP PGRI Bojonegoro.
Anwar, F. (2022). Generasi Alpha: Tantangan dan kesiapan guru bimbingan konseling dalam menghadapinya. Jurnal At-Taujih, 5(02), 68–80.
Danandjaja, J. (2014). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, cerita rakyat, dan lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Endraswara, S. (2013). Folklor Nusantara: Hakikat, bentuk, dan fungsi. Yogyakarta: Ombak. Fadlurrohim, I., dkk. (2019). Memahami perkembangan anak generasi alfa di era industri 4.0.
Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 2(2), 178–186.
Hutomo, S. S. (1991). Mutiara yang tercecer: Antologi cerita rakyat. Surabaya: Balai Pustaka.
Karunia, S., Zazrianita, F., & Sari, W. A. (2025). Peran cerita rakyat asal usul Serawai dalam menanamkan nilai pendidikan karakter pada generasi muda. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(4), 5514– 5525.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Upper Saddle River: Pearson Education.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Mita, M. L., & Widjyatri, R. R. D. (2023). Peran orang tua terhadap penggunaan gadget pada anak usia dini generasi alpha. Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–13.
Musadad, R., & Devani, V., dkk. (2025). Penguatan pendidikan karakter melalui cerita rakyat berbasis media Flibook untuk siswa sekolah dasar. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 3(4), 203–
212. https://doi.org/10.61132/morfologi.v3i4.1886
Noddings, N. (2013). Caring: A relational approach to ethics and moral education (2nd ed.).
Berkeley: University of California Press.
Novianti, R. (2019). Generasi alpha: Karakteristik dan implikasi terhadap pendidikan anak usia dini. Jurnal Educhild, 8(2), 1–8.
Nurgiyantoro, B. (2010). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Pudentia, M. P. S. (2010). Cerita rakyat sebagai media pelestarian budaya. Jakarta: Balai Pustaka.
Rohimin, dkk. (2019). Generasi alpha tumbuh bersama gadget: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 22–31.
Santock, J. W. (2019). Child development (15th ed.). New York: McGraw-Hill Education. Santoso, B., & Wulandari, T. (2025). Revitalisasi cerita rakyat sebagai media pembelajaran karakter.
Jurnal Sastra dan Budaya Nusantara, 23(1), 30–45.
Wijaya, D., & Pradipta, S. (2025). Fabel dalam pembentukan nilai moral pada anak: Studi kasus dalam sastra anak Indonesia. Jurnal Studi Sastra Anak, 18(1), 40–60.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yumna Ramadhani, Raudhatuz Zahra, Romlah Delfianda, Afrida Bella Mutia Lubis, Lina Amelia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



