CONTENT AND LANGUAGE INTEGRATED LEARNING (CLIL): STRATEGI DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)

Authors

  • Eka Alziorani Aryono Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia
  • Hasi Yatul Hilmi yatulhilmihasi@gmail.com
  • Gusmaneli Gusmaneli Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36835/jipi.v23i2.43

Keywords:

Content and Language Integrated Learning (CLIL), strategi pembelajaran, Pendidikan Agama Islam

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan Content and Language Integrated Learning (CLIL) sebagai strategi dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) agar dapat menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan menjadikan peserta didik mampu untuk menghadapi tantangan global. Kemajuan teknologi informasi yang telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat menjadikan pentingnya bahasa asing melalui pendidikan untuk mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan individu terutama peserta didik dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), penggunaan bahasa asing dalam proses pembelajaran ini merupakan inovasi yang penting untuk diterapkan agar membantu peserta didik dalam penyerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dari sumber-sumber berbahasa asing dan membentuk mereka menjadi generasi muda yang mampu menjalin komunikasi efektif hingga dapat memperluas wawasan dan pengetahuan. Dalam penjabaran materi, penulis menggunakan metode kualitatif atau deskriptif dengan mendeskripsikan, menguraikan, dan menjabarkan informasi yang telah diperoleh dari proses pengumpulan data melalui sumber elektronik. Beberapa kelebihan dari strategi CLIL adalah mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, aktif dalam menghubungkan materi pelajaran PAI dengan permasalahan terkini, motivasi peserta didik untuk menguasai bahasa asing, meningkatkan rasa percaya diri, dan memperluas wawasan. Dalam penerapannya, kelemahan dari strategi CLIL meliputi keterbatasan kemampuan bahasa asing guru, keterbatasan sumber daya, kesulitan dalam memahami konsep-konsep PAI, keterbatasan waktu, dan kesulitan dalam menilai kemampuan peserta didik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul, B. H. (2024). Perubahan Budaya dan Nilai-Nilai Tradisional dalam Masyarakat Indonesia Modern.

Adam, W. A. (2023). Peran Pendidikan Karakter Generasi Z dalam Menghadapi Tantangan Di Era Society 5.0. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES 2023, (pp. 21-25).

Adisel, Nurul, P., Elia, M., & Suryati. (2023). Pendidikan Islam dan Perubahan Sosial. Jurnal Pendidikan Tambusai., 28361-28173.

Agustinus, D., & Denristo, R. A. (2024). PERAN PENDIDIKAN DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL. Sindoro CENDIKIA PENDIDIKAN, 1-11.

Akhyar, M., Junaidi, J., Supriadi, S., Febriani, S., & Gusli, R. A. (2024). Implementasi Kepemimpinan Guru PAI dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Teknologi di Era Digital. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(6), 4234–4248.

Akhyar, M., Remiswal, R., & Khadijah, K. (2024). Pelaksanaan Evaluasi P5 dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kemandirian Siswa pada Mata Pelajaran PAI di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak. Instructional Development Journal, 7(2).

Akhyar, M., & Zukdi, I. (2025). Ahmad Dahlan’s Thoughts on Education as a Means of Empowering the People. World Journal of Islamic Learning and Teaching, 2(1), 1–12.

Akilah, M. (2024). KRISIS IDENTITAS DI KALANGAN GENERASI Z DALAM PERSPEKTIF PATOLOGI SOSIAL PADA ERA MEDIA SOSIAL. JURNAL USHULUDDIN , 279-311.

Anif, I., & Kokom, K. (2023). MEMBANGUN JATI DIRI BANGSA DAN KARAKTER KEKINDONESIAAN DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ISU GLOBAL MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Journal of Social Science and Education., 96-106.

Brainnisa, R. N. (2024). Konsep Kebudayaan menurut Ajaran Islam.

Julia, B. K. (2024). NASIONALISME DI ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN PELUANG BAGI GENERASI Z INDONESIA. JAGHADDITHA JURNAL KEBHINEKAAN DAN WAWASAN KEBANGSAAN., 1-9.

Muh, & Sholeh. (2015). Isu Global dan Tantangan Pembelajaran Pendidikan IPS. Publisher: Prosiding Konvensi Nasional Pendidikan IPS Indonesia (KONASPIPSI) III), 1-14.

Muhammad, C., Arik, D., Laila, Y., & Yusuf, A. M. (2024). Nurturing Moderate Islam: Strategic Da’wah Communication in The Digital Era for Generation Z. International Journal Ihya’ ‘Ulum al-Din, 108-118.

Munawir, Lu’lu’ul, M., & Muhammad, R. F. (2023). URGENSI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI). Fikrah: Journal of Islamic Education, 195-208.

Mustopa. (2017). KEBUDAYAAN DALAM ISLAM: MENCARI MAKNA DAN HAKEKAT KEBUDAYAAN ISLAM. . Publisher: Tamaddun, 22-35.

Nur, H., & Huriati. (2016). KRISIS IDENTITAS DIRI PADA REMAJA “IDENTITY CRISIS OF ADOLESCENCES”. Sulesana, 49-62.

Nyimas, S. S. (2023). Pelestarian Budaya Lokal untuk Menjaga Keutuhan Bangsa: Studi Hadis Riwayat Imam Ahmad No. 3418. . Publisher: Gunung Djati Conference Series, 375-391.

Sitti, A. M., & Ulva, B. R. (2020). Relevansi Konsep Pendidikan Sosial Anak Perspektif Abdullah Nasih Ulwan dengan Tujuan Pendidikan Nasional. FIKROTUNA; Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam , 1538-1554.

Sulastri, Neysa, V. N., Mohammad, A.-F., & Ahmad, D. (2023). PENDIDIKAN SOSIAL DALAM AL-QUR’AN. Jurnal Reflektika. , 121-148.

Downloads

Published

05-06-2025

How to Cite

Alziorani Aryono, E., Yatul Hilmi, H., & Gusmaneli, G. (2025). CONTENT AND LANGUAGE INTEGRATED LEARNING (CLIL): STRATEGI DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI). Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 23(2), 647–657. https://doi.org/10.36835/jipi.v23i2.43