Anti Bullying : Anak sebagai Pelapor dalam peningkatan program Satuan pendidikan Ramah Anak di MTs. Assa'adah I
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v24i2.459Keywords:
Siswa, bullying, Ramah anakAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas Program Satuan Pendidikan Ramah Anak (SPRA) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Assa'adah I dalam pencegahan dan penanggulangan bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPRA di MTs. Assa'adah I telah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang bullying, meningkatkan keterampilan sosial dan emosi siswa, serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan mendukung. Namun demikian, penelitian juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi program, termasuk kurangnya partisipasi aktif siswa dalam pembentukan komite anti-bullying, kurangnya integrasi pendidikan anti-bullying dalam kurikulum sekolah, dan kendala dalam pelaporan dan penanganan kasus bullying. Berdasarkan temuan ini, beberapa saran disarankan untuk meningkatkan efektivitas SPRA di MTs. Assa'adah I, termasuk melibatkan siswa secara aktif dalam perencanaan program, memperkuat integrasi pendidikan anti-bullying dalam kurikulum, memberikan pelatihan khusus bagi siswa, mendukung peran orang tua, memperkuat pengawasan sekolah, memperkuat kebijakan sekolah terkait dengan tindakan anti-bullying, meningkatkan kolaborasi antarstakeholder, dan melakukan evaluasi berkala terhadap program. Dengan menerapkan saran-saran ini secara holistik, diharapkan program anti-bullying di MTs. Assa'adah I dapat menjadi lebih efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, mendukung, dan bebas dari bullying.
Downloads
References
Anwar, R., Setiawan, F., & Utami, S. W. (2019). Implementasi Program Komite Anti-Bullying dalam Pencegahan Perundungan di Sekolah Menengah Pertama di Indonesia: Studi Kasus di Kota Bandung. Jurnal Kajian Komunikasi, 7(1), 1-12.
Badan Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2020). Survei Nasional tentang Tingkat Kesadaran Anak-anak di Sekolah Menengah Pertama tentang Bullying dan Dampaknya. Jakarta.
Gredler, G. R. (2003). Olweus, D.(1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Malden, MA: Blackwell Publishing, 140 pp.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). (2019). Studi tentang Dukungan Orang Tua dan Guru dalam Upaya Pencegahan Bullying di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). (2023). Data tentang Pembentukan Kelompok Peer Support dan Komite Anti-Bullying di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2022). Evaluasi Program Anti-Bullying di Sekolah Menengah Pertama: Tantangan dan Peluang. Jakarta.
Kusprapto, A. E. K. W., & Setyowati, R. N. (2023). Strategi Guru dalam Mencegah Perundungan di Sekolah (School Bullying) pada Peserta Didik di SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 13057-13067.
Lembaga Psikologi Anak dan Remaja (LPAR). (2021). Survei tentang Tingkat Kepercayaan Diri Anak-anak dalam Melaporkan Kasus Bullying di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta.
Suryadi, E., Hidayati, L., & Santoso, P. B. (2020). Efektivitas Program Pendidikan Anti-Bullying dalam Menurunkan Tingkat Kekerasan di Sekolah. Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan, 2(1), 45-56.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nely Rohmatillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



