QIYAS DALAM ISLAM : METODE ANALOGI HUKUM MENGHADAPI DINAMIKA ZAMAN

Authors

  • Labib Bayanullah Universitas Muhammadiyah, Jakarta
  • Zainal Arif Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.36835/jipi.v24i2.460

Keywords:

Qiyas, ijtihad, ushul fiqh, hukum Islam, dinamika zaman

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kehidupan sosial telah melahirkan berbagai persoalan hukum yang tidak dijelaskan secara eksplisit dalam Al-Qur'an dan Hadis. Kondisi tersebut menuntut adanya metode ijtihad yang mampu menjawab dinamika masyarakat tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariah. Artikel ini bertujuan menganalisis urgensi, pengertian, rukun, kedudukan, syarat keabsahan, dan klasifikasi qiyas sebagai metode analogi hukum dalam Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap literatur ushul fiqh dan berbagai penelitian ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa qiyas merupakan metode istinbath hukum yang berperan penting dalam menetapkan hukum terhadap persoalan baru melalui persamaan illat antara kasus asal (ashl) dan kasus baru (far'). Keabsahan qiyas ditentukan oleh terpenuhinya rukun dan syarat metodologis yang ketat sehingga penerapannya tetap berada dalam koridor syariah. Selain itu, klasifikasi qiyas, seperti qiyas aulawi, musawi, adna, jali, dan khafi, menunjukkan bahwa metode ini memiliki fleksibilitas dalam merespons kompleksitas persoalan kontemporer. Dengan demikian, qiyas tidak hanya berfungsi sebagai metode ijtihad, tetapi juga menjadi instrumen yang menjaga kesinambungan antara nilai-nilai normatif Islam dengan perkembangan masyarakat modern. Kajian ini menegaskan bahwa qiyas tetap memiliki relevansi sebagai metode penetapan hukum Islam yang adaptif, sistematis, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asdar, Faizal. “Fikih Indonesia Hasbi Ash-Shiddieqy.” Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum, 2023.

Asni, Fathullah, Muhammad Shahrul Ifwat Ishak, dan Afiffudin Mohammed Noor. “The Application of Qiyas Method in Contemporary Islamic Finance.” International Journal of Law, Government and Communication, 2024.

Benali, Fatima Zohra, W. Miftahussurur, Rijal Ali Santos, dan Zaenol Hasan. “The Algorithmic Fiqh: Qiyas and the Cryptocurrency Paradigm.” Indonesian Journal of Islamic Law, 2025.

Fuad, I. “Sumpah Pocong: Upaya Konstruksi Fiqh Kultural Khas Indonesia.” Jurnal Hukum Islam, 2014.

Hakimi, Fifi, dan Wahidin Musta’in Billah. “Qiyas dalam Tinjauan Hukum Islam.” DIRHAM Jurnal Ekonomi Islam, 2022.

Halim, Abdul, dan Muhlizar Muhlizar. “Relevance of Qiyas in Contemporary Legal Determination: Analysis of the Perspective of Usul Fiqh.” Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature, 2024.

Haq, M., M. Saleh, dan Zulfahmi Bustami. “Penerapan Dalil Muttafaq dalam Penemuan Hukum Islam pada Hukum Positif di Indonesia.” Jotika Research in Business Law, 2024.

Hasibuan, A., dan Ghofar Siddiq. “Interelation of Qiyās Ushul Nahwi & Qiyās Ushul Fiqh in Islamic Law Construction Framework.” Law Development Journal, 2020.

Hidayatullah, M. S. “Formulasi Rechtsvinding dengan Penalaran Analogis dalam Epistemologi Hukum Islam (Telaah Metodologis Qiyas).” JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah), 2020.

Khoiri, Nispul. “Legal Thoughts in Measuring the Strength of Qiyas as Fiqh Methodology.” 2018.

Khoirin, Nur. “Penalaran Ushul Fiqh Ibnu Hazm (Analisis Penolakan Illat dan Qiyas sebagai Dalil Hukum Islam).” YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 2018.

Komarudin, Parman, dan M. S. Hidayatullah. “Analisis Qiyās Transaksi Tawarruq dengan Bai’ al-‘Īnah.” NUKHBATUL ‘ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam, 2021.

Laksana, Endri Nugraha. “Kewajiban Pencatatan Nikah dalam Tinjauan Qiyas dan Kepastian Hukum.” Al-‘Adalah: Jurnal Syariah dan Hukum Islam, 2022.

Makka, Misbahul Munir, Muhammad Saleh, Feraningsih Mamonto, Nasruddin Yusuf, dan Naskur Bilalu. “Analysis of Inheritance Restrictions in Islamic Law: Perspective of Qiyas Musawi.” Antmind Review: Journal of Sharia and Legal Ethics, 2024.

Moravčíková, Michaela. “On the Sources of Islamic Law.” Teka Komisji Prawniczej PAN Oddział w Lublinie, 2024.

Najib, M. “Qiyas dan Asas Legalitas (Telaah Penerapan Metode Qiyas pada Hukum Pidana Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif).” Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam, 2022.

Najra, Ainun, Mohamad Subli, Fivi Selvia, dan Nelfiani. “Integration of Ushul Fiqh and Syara’ Sources in Addressing Contemporary Legal Challenges.” Constitutional Law Review, 2024.

Sanuri. “The Strategic Role of Qiyas Theory on Elasticity of Islamic Law in Solving Contemporary Issues.” Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam, 2024.

Solihin, M., Alfin Maulana Haryadi, dan Rohanda. “Islamic Jurisprudence (Fiqh Science) in an Epistemological Perspective.” International Journal of Social Science and Human Research, 2024.

Ummah, I., dan J. Aziz. “Qiyas sebagai Metode Ijtihad dan Implementasinya dalam Transaksi Keuangan Ekonomi Islam Kontemporer.” Al-Muzdahir: Jurnal Ekonomi Syariah, 2025.

Wijayanti, R., dan Meftahudin. “Kaidah Fiqh dan Ushul Fiqh Tentang Produk Halal, Metode Istinbath dan Ijtihad dalam Menetapkan Hukum Produk Halal.” International Journal Ihya’ Ulum al-Din, 2018.

Yani, Sirajul, Nurjannah Septyanun, dan Andy Fahmi Halim. “Implementation of Qiyas Dalil in Istinbath Contemporary Muamalah Law.” Journal of Transcendental Law, 2024.

Downloads

Published

01-06-2026

How to Cite

Bayanullah, L., & Arif, Z. (2026). QIYAS DALAM ISLAM : METODE ANALOGI HUKUM MENGHADAPI DINAMIKA ZAMAN. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 24(2), 489–502. https://doi.org/10.36835/jipi.v24i2.460