URGENSI PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN MAHASISWA

Authors

  • Rulli Sigar Tampubolon Universitas Riau
  • Fatimah Alya Nasution Universitas Riau
  • Foni Muktia Khairunnisa Universitas Riau
  • Stevanny Universitas Riau
  • Suci Maulida Winandari Universitas Riau
  • Nadena Khalisa Nadila Universitas Riau
  • Radiatun Adawiyah Universitas Riau
  • Shakila Putri Azahra Universitas Riau
  • Dwi Handayani Universitas Riau
  • Dirza Viakbar Putra Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.36835/jipi.v24i2.466

Keywords:

Kesehatan Mental, Kesadaran, Stigma, Teknologi Digital

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa merupakan isu krusial yang memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Berbagai tekanan akademik, sosial, dan lingkungan yang dihadapi mahasiswa selama masa studi berpotensi menimbulkan beragam gangguan kesehatan mental, mulai dari kecemasan, depresi, hingga perasaan kesepian yang berkepanjangan. Kondisi ini semakin diperparah oleh meningkatnya penggunaan teknologi digital dan minimnya akses terhadap layanan kesehatan mental yang memadai. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi urgensi peningkatan kesadaran kesehatan mental di kalangan mahasiswa denDwigan menelaah berbagai faktor risiko, hambatan yang ada, serta upaya-upaya yang dapat dilakukan. Melalui pendekatan telaah literatur terhadap sejumlah referensi yang relevan, kajian ini menemukan bahwa stigma masyarakat, kurangnya pengetahuan mengenai kondisi kesehatan mental, serta keterbatasan sarana komunikasi yang aman menjadi hambatan utama bagi mahasiswa dalam mengakses dukungan yang dibutuhkan. Diperlukan kolaborasi aktif antara institusi pendidikan tinggi, keluarga, dan masyarakat luas guna menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental mahasiswa secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariyanto, S., Eduardo, F. I., Valentivo, T., Stanislaw, W., & Delisia, J. (2024). Analisis efektivitas aplikasi Luminds dalam mendukung kesehatan mental Generasi Z menggunakan analisis SWOT. Technology, Business and Entrepreneurship (TECHBUS), 2(1), 10–25. https://ejournal.itbss.ac.id/index.php/techbus/article/download/19/19

Constantin, N. A., Rawis, D., & Setijadi, N. N. (2023). Komunikasi kesehatan mental pada mahasiswa dan peran masyarakat menanggapi isu kesehatan mental. Jurnal Cahaya Mandalika (JCM), 4(2), 1894–1908. https://pdfs.semanticscholar.org/06e4/1079a1857ed5b8f9b49fa14da0b3a6251bee.pdf

Kompas. (2025, 16 Januari). Menkes perkirakan 30 persen dari 280 juta jiwa di Indonesia miliki penyakit jiwa. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2025/01/16/14263091/menkes-perkirakan-30-persen-dari-280-juta-jiwa-di-indonesia-miliki-penyakit

Nugroho, B. Y. S., Iqbal, M., & Haikal. (2022). Gangguan kesehatan mental pada mahasiswa selama penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 21(1), 20–25. https://doi.org/10.33221/jikes.v21i1.1565

World Health Organization. (2025, 2 September). Over a billion people living with mental health conditions – services require urgent scale-up. WHO. https://www.who.int/news/item/02-09-2025-over-a-billion-people-living-with-mental-health-conditions-services-require-urgent-scale-up

Downloads

Published

01-06-2026

How to Cite

Rulli Sigar Tampubolon, Fatimah Alya Nasution, Foni Muktia Khairunnisa, Stevanny, Suci Maulida Winandari, Nadena Khalisa Nadila, … Dirza Viakbar Putra. (2026). URGENSI PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN MAHASISWA. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 24(2), 555–562. https://doi.org/10.36835/jipi.v24i2.466