GAMBARAN KEMATANGAN EMOSI SISWA KELAS XI DI SMA N 4 KOTA PAGARALAM
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v24i2.467Keywords:
kematangan emosi, remaja, bimbingan dan konselingAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kematangan emosi siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Pagaralam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian terdiri atas lima orang siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa kelas XI SMA Negeri 4 Kota Pagaralam telah memiliki tingkat kematangan emosi yang cukup baik. Hal tersebut ditunjukkan melalui kemampuan siswa dalam mengenali dan memahami emosi, mengendalikan perasaan marah dan kecewa, mengekspresikan emosi secara tepat, serta membangun hubungan sosial yang positif dengan lingkungan sekitarnya. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi, menerima kritik, dan menyelesaikan masalah secara bijaksana. Faktor-faktor yang memengaruhi kematangan emosi siswa meliputi faktor internal, seperti kepribadian dan pengendalian diri, serta faktor eksternal, seperti keluarga, teman sebaya, dan lingkungan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif sekolah, guru bimbingan dan konseling, serta orang tua dalam membantu peserta didik mencapai kematangan emosi yang optimal
Downloads
References
Ahmadi, A. (2018). Psikologi sosial. Jakarta: Rineka Cipta.
Ali, M., & Asrori, M. (2019). Psikologi remaja: Perkembangan peserta didik. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Corey, G. (2017). Teori dan praktik konseling dan psikoterapi. Bandung: PT Refika Aditama.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Desmita. (2017). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Gibson, R. L., & Mitchell, M. H. (2011). Bimbingan dan konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Goleman, D. (2021). Kecerdasan emosional (Emotional intelligence). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Hurlock, E. B. (2020). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (2021). Naturalistic inquiry. California: Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2022). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Prayitno. (1995). Layanan bimbingan dan konseling kelompok: Dasar dan profil. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Prayitno. (2017). Konseling profesional yang berhasil. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Prayitno, & Amti, E. (2013). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.
Santrock, J. W. (2021). Psikologi pendidikan. Jakarta: Salemba Humanika.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2017). Metode penelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tohirin. (2018). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Winkel, W. S., & Hastuti, M. M. S. (2013). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.
Yusuf, S. L. N. (2022). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rian Fajar Saputra, Muhammad Nikman Naser

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



