PERAN DINAS SOSIAL DALAM PENANGANAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA ( ODGJ ) YANG MENGALAMI GANGGUAN MENTAL DI RANGKASBITUNG
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.198Keywords:
ODGJ, mental disorders, social services, social rehabilitation, biopsychosocialAbstract
Dalam penanganan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengalami gangguan mental masih menjadi permasalahan sosial serta kesehatan yang sangat kompleks dan juga menjadi sebuah tantangan yang serius di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk layanan dan peran Dinas Sosial Rangkasbitung dalam menangani ODGJ yang mengalami gangguan mental berat seperti skizofrenia, bipolar, dan depresi mayor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan jika layanan yang disediakan meliputi rehabilitasi sosial di Rumah Syifa, konseling spiritual, rujukan ke fasilitas kesehatan jiwa, serta pendampingan administrasi bagi pasien dengan BPJS atau BPI. Namun hal ini masih menjadi kendala seperti keterbatasan tenaga profesional, kurangnya anggaran, serta rendahnya penafsiran masyarakat terhadap ODGJ yang masih menjadi kendala utama. Dorongan keluarga juga terbukti mempunyai pengaruh besar terhadap keberhasilan rehabilitasi. Berdasarkan temuan ini, perlunya dilakukan penanganan yang lebih holistik melalui pendekatan biopsikososial dan peningkatan kolaborasi lintas sektor agar terwujud rehabilitasi yang berkelanjutan dan manusiawi bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Downloads
References
Abdul khalik, dkk. ( 2017 ). Peran dinas social dalam penanganan ODGJ ( orang dengan gangguan jiwa ) kecematan polewali kabupaten polewali mandar. Jurnal ilmu pemerintahan & ilmu komunikasi. Vol 1. No 2. Hal. 179-186.
Drs. Kuntjaja, M.pd. ( 2009 ). Psikologi abnormal. Program studi bimbingan dan konseling universitas nusantara PGRI kediri. Hal 1-50.
Elvina mulyana dkk. ( 2023 ). Peran dinas social dalam upaya rehabilitasi orang dengan gangguan jiwa menurut peraturan daerah kota Bekasi nomor 06 tahun 2008 tentang dinas daerah kota Bekasi . jurnal Pendidikan kewarganegaraan. Vol 7. No 1. Hal. 149-160.
Kevin vitoasmara, dkk. ( 2024 ). Gangguan mental ( mental disorder ). Student research journal. Vol, 2. No, 3. Hal 57-68.
kharisma permata sari, dkk. ( 2021 ). Pemenuhan hak akses Kesehatan bagi orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ ). Journal of government and communication studies. Vol 5. No 1. Hal 13-21.
Pranoto aji, zahrotul uyun. ( 2010 ). Kelekatan ( attachment ) pada remaja kembar . jurnal ilmiah berkala psikologi. Vol 12. No 1. Hal 37-46.
Suryani dkk. ( 2022 ) stigma masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ ). Jurnal ilmu Kesehatan masyarakat. Vol 11. No 3. Hal 205-212.
Yahdinil firda nadhirah, anisyah.( 2024 ) PROSES PEMULIHAN GANGGUAN JIWA MELALUI RUMAH REHABILITASI DIYAYASAN SUMAN DHIRA TRIOTHA “ DHIRA “ . jurnal ilmiah PGSD FKIP universitas mandiri. Vol, 10. No 4. Hal 224-233
Yahdinil firda nadhirah, Dila Shiva Sabila. ( 2024 ). Peran dukungan social dalam pemulihan bagi anak yang mengalami depresi berat diyayasan RSJ nurrohman kasemen, serang-banten. Jurnal ilmiah PGSD FKIP universitas mandiri. Vol 10. No 04. Hal. 341-352
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Elut Kuraesin, Yahdinil Firda Nadhirah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



