FROM GLORY TO RUIN THE DYNAMICS OF THE DISINTEGRATION OF THE ABBASID CALIPHATE IN BAGHDAD (750–1258 AD)

Authors

  • Pujiati UIN Suska Riau
  • Syamruddin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.211

Keywords:

Abbasid Caliphate, disintegratio, Baghdad, Islamic history, political power

Abstract

This research is a literature study that aims to comprehensively examine the process of disintegration of the Abbasid Caliphate in Baghdad from its heyday to its collapse in 1258 AD. As one of the most outstanding dynasties in Islamic history, the Abbasid Caliphate experienced a long period of progress in the fields of politics, economics, science, and culture. However, this glory gradually weakened due to various internal and external factors. Through an analysis of primary and secondary sources, this study finds that the disintegration of the Abbasid Empire was triggered by the weakening of the caliph's authority, the increasing influence of non-Arab military forces, internal political conflicts, and the fragmentation of the territory. External factors such as the Mongol invasion and the weakening of Islamic solidarity also accelerated the destruction of the center of government in Baghdad. This study confirms that the collapse of the Abbasid Caliphate was not the result of a single event, but rather the culmination of multiple multidimensional crises that occurred over a prolonged period. These findings are expected to enrich our understanding of the dynamics of political and social change in the history of classical Islamic civilization.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, H. (2019). Transmisi ilmu Islam di dunia Timur. Jurnal Sosial Budaya, 6(1).

Abdullah, M. A. (2012). Integrasi ilmu dan tantangan peradaban Muslim. Ulumuna, 16(1).

Abidin, M. Z. (2018). Kontribusi Ibnu Sina dalam perkembangan kedokteran. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 10(1).

Arif, S. (2014). Faktor-faktor penyebab disintegrasi politik Abbasiyah. Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 1(2), 135–148.

Arif, S. (2016). Pelajaran historis dari keruntuhan peradaban besar. Afkaruna, 12(1).

Arif, R. S. (2015). Warisan intelektual dinasti Abbasiyah. Jurnal Peradaban Islam, 6(1).

Azra, A. (2000). Krisis kepemimpinan dalam peradaban Islam. Studia Islamika, 7(2).

Fadhilah, A. K. (2014). Al-Jahiz dan tradisi sastra Arab. Jurnal Lektur Keagamaan, 12(2).

Fadhilah, L. (2018). Perpindahan pusat-pusat ilmu Islam pasca Baghdad. Jurnal Ilmu Ushuluddin, 15(2).

Fitriani, R. (2018). Ketimpangan sosial dan pengaruhnya terhadap stabilitas politik. Jurnal Sosiologi Reflektif, 12(1), 45–58.

Firdaus, S. (2017). Peran ulama dalam kelanjutan tradisi keilmuan Islam. Studia Islamika, 21(3).

Hamdani, Y. (2018). Perdagangan dan ekonomi pada masa Abbasiyah. Jurnal Tamaddun, 17(1).

Hamdani, Y. (2022). Warisan peradaban Islam pasca-Abbasiyah. Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam, 4(2).

Hanifah, L. (2018). Transformasi konsep kekhalifahan di era fragmentasi politik. Jurnal Studi Islam, 9(3), 201–215.

Hasyim, A. (2017). Birokrasi Abbasiyah dan penyebab kemundurannya. Jurnal Penelitian Islam, 5(1), 23–35.

Hidayat, B. (2017). Ketidakadilan fiskal dan gerakan separatis. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 9(3), 221–235.

Hidayat, R. (2016). Pengaruh ilmu kedokteran Islam terhadap Barat. Jurnal Sejarah, 8(1).

Hermawan, I. (2015). Keadilan sosial dalam perspektif sejarah Islam. Jurnal Sosial Humaniora, 6(2).

Ichwan, M. (2015). Militer dan kekuasaan pada masa Abbasiyah. Jurnal Lektur Keagamaan, 12(1), 55–72.

Kamal, R. (2021). Krisis politik dan moral dalam keruntuhan dinasti Islam. Jurnal Politik dan Pemerintahan, 12(1).

Kurniawan, R. (2014). Perebutan kekuasaan di istana Abbasiyah. Jurnal Tamaddun, 11(1), 44–57.

Lestari, M. (2019). Dampak krisis ekonomi terhadap disintegrasi wilayah. Jurnal Administrasi Publik, 5(2), 89–104.

Lestari, S. (2020). Astronomi Islam pada masa Abbasiyah. Jurnal Sains dan Peradaban, 5(1).

Maulana, S. (2021). Transformasi ekonomi dan pembentukan elite lokal. Jurnal Politik, 14(2), 167–181.

Machrus. (2017). Bayt al-Hikmah dan tradisi keilmuan Islam. Jurnal Islam Nusantara, 1(2).

Munir, F. (2020). Stabilitas politik sebagai pilar peradaban. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2).

Nugroho, A. (2016). Peran infrastruktur ekonomi dalam integrasi nasional. Jurnal Pembangunan Wilayah, 4(1), 33–47.

Nurkholis. (2014). Transformasi peradaban Islam pada masa Abbasiyah. Jurnal Al-Turas, 20(2).

Ramadhan, F. (2019). Al-Khawarizmi dan kontribusinya pada perkembangan matematika. Jurnal Integratif Matematika, 3(2).

Ramadhan, M. (2019). Fragmentasi politik dan perubahan struktur kekuasaan Islam. Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 7(1).

Santosa, A. (2020). Legitimasi politik dan krisis kepercayaan publik. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(2), 101–115.

Syalabi, A. (2016). Dinasti-dinasti otonom dalam masa Abbasiyah. Jurnal Sejarah, 8(2), 98–112.

Syafii, A. (2020). Dinamika kekuasaan politik dunia Islam. Jurnal Tamaddun, 19(2).

Sri Wulandari. (2013). Kemunduran ekonomi Abbasiyah dan dampaknya terhadap stabilitas politik. Jurnal Ilmu dan Budaya, 37(4), 421–430.

Wibowo, D. (2018). Faktor sosial-ekonomi dalam disintegrasi negara. Jurnal Studi Kebangsaan, 3(1), 12–26.

Downloads

Published

01-12-2025

How to Cite

Pujiati, pujiati, & Syamruddin, S. (2025). FROM GLORY TO RUIN THE DYNAMICS OF THE DISINTEGRATION OF THE ABBASID CALIPHATE IN BAGHDAD (750–1258 AD). Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 23(4), 334–346. https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.211