PERAN GURU DALAM MENANAMKAN AKHLAK MULIA PADA SISWA SDIT UMMU FATHIMAH

Authors

  • Aisa Marfianti Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Nurniswah Nurniswah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Tera Nur Rahma Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Tiara Revalina Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Muhammad Zainul Faizin Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.235

Keywords:

peran guru, akhlak mulia, pendidikan karakter, sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan akhlak mulia pada siswa di SDIT Ummu Fathimah Bengkulu. Pendidikan akhlak menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter siswa agar menjadi pribadi beriman, berilmu, dan berakhlak karimah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai teladan, pembimbing, dan motivator dalam membentuk perilaku positif siswa. Guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral melalui keteladanan, pembiasaan, dan pendekatan personal. Nilai-nilai yang dikembangkan mencakup kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, dan kepedulian sosial. Faktor pendukung proses penanaman akhlak antara lain lingkungan sekolah yang religius, dukungan orang tua, dan kebijakan sekolah berbasis pendidikan karakter. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti pengaruh media digital dan kurangnya konsistensi penerapan nilai di luar sekolah. Kesimpulannya, peran guru di SDIT Ummu Fathimah sangat penting dalam menanamkan akhlak mulia, dan perlu adanya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan generasi berakhlak mulia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, J. (2021). Character Education in Practice: Building Moral and Civic Responsibility in Schools. London: Routledge.

Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Prenada Media Group.

Bandura, A. (2018). Social Learning Theory and Moral Development. Englewood Cliffs: Prentice-Hall.

Lickona, T. (2019). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.

Nata, A. (2018). Pendidikan Islam di Indonesia: Sejarah, Pemikiran, dan Implementasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Rahman, A. (2020). Pendidikan Akhlak dan Moral dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: Deepublish.

Samani, M., & Hariyanto. (2020). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasinya di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sardiman, A. M. (2019). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Warschauer, M., & Matuchniak, T. (2020). New Technology and Digital Ethics in Education. Cambridge: MIT Press.

Zubaedi. (2020). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Downloads

Published

01-12-2025

How to Cite

Marfianti, A., Nurniswah, N., Nur Rahma, T., Revalina, T., & Zainul Faizin, M. (2025). PERAN GURU DALAM MENANAMKAN AKHLAK MULIA PADA SISWA SDIT UMMU FATHIMAH. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 23(4), 181–189. https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.235