PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL: UPAYA MENEGUHKAN MODERASI BERAGAMA DI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.264Keywords:
Islamic Religious Education, Multikultural, Moderasi Beragama, Era Digital, ToleransiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi dan implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis multikultural sebagai strategi efektif untuk meneguhkan moderasi beragama di kalangan peserta didik dalam menghadapi tantangan era digital. Latar belakang masalah mencakup eskalasi penyebaran paham radikalisme dan ekstremisme keagamaan melalui media digital, yang mengancam kohesi sosial dan nilai-nilai kebangsaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur dan kebijakan pendidikan terkait PAI, multikulturalisme, dan moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai multikultural dalam kurikulum PAI seperti penguatan dialog antarbudaya, penghormatan terhadap keragaman lokal, dan penanaman sikap toleransi inklusif sangat krusial. Implementasi PAI berbasis multikultural di era digital menuntut adopsi pedagogi yang inovatif, termasuk pemanfaatan media sosial dan platform digital untuk menyebarkan pesan damai dan menanggapi narasi ekstrem secara konstruktif. Upaya ini meneguhkan moderasi beragama sebagai jalan tengah yang mendorong keseimbangan antara komitmen keagamaan dan penerimaan terhadap pluralitas sosial, sehingga menghasilkan peserta didik yang memiliki identitas keislaman yang kuat sekaligus berkepribadian terbuka dan harmonis di tengah masyarakat global.
Downloads
References
Ali, Muhammad. "Moderasi Beragama dan Tantangan Pendidikan Islam di Indonesia." Jurnal Studi Agama dan Masyarakat 17, no. 1 (2021): 1–15.
Azra, Azyumardi. "Pendidikan Islam Multikultural: Menjembatani Jurang Keragaman." Dalam Memperkokoh Kerukunan Bangsa Melalui Pendidikan, diedit oleh Bambang Subagyo dan M. Sobry, 35-50. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2017.
Banks, James A. An Introduction to Multicultural Education. 6th ed. Boston: Pearson, 2019.
Gerges, Fawaz A. Contentious Jihad: The Rise and Demise of Political Islam. Oxford: Oxford University Press, 2020.
Jones, David. "The Virtual Caliphate: Online Extremism and Counter-Narratives in Southeast Asia." Asian Security 17, no. 3 (2021): 245–268.
Kementerian Agama Republik Indonesia. Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Kementerian Agama. Jakarta: Kemenag RI, 2020.
Mu’min, Choirul. “Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural: Telaah Konsep dan Implementasi.” Jurnal Pendidikan Islam 4, no. 2 (2019): 205–225.
Muhaimin. Paradigma Pendidikan Islam Multikultural. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2019.
Mujib, Abdul, dan H. M. Jusuf Mudzakir. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.
Smith, Patricia. Intercultural Competence in Education: Theory, Practice, and Assessment. London: Routledge, 2018.
Wahid, Ahmad. "Radikalisme Siber dan Upaya Kontra Narasi di Kalangan Pelajar." Dalam Prosiding Konferensi Nasional Pendidikan, 45-58. Yogyakarta: UIN Suka Press, 22-23 Oktober 2020
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 arsil, Difa Dian Fadilah, Muhiddinur Kamal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



