Transformasi Sistem Evaluasi Pendidikan: Analisis Kebijakan Assessment Nasional (AN/AKM) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA)”
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.269Keywords:
Transformasi Sistem Evaluasi,, Assessment Nasional (AN/AKM), Tes Kemampuan Akademik (TKA),, Kebijakan Pendidikan, Evaluasi Pendidikan.Abstract
Perubahan kebijakan evaluasi pendidikan di Indonesia melalui penerapan Assessment Nasional (AN/AKM) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menandai pergeseran mendasar dalam sistem penilaian pendidikan nasional. Jika sebelumnya evaluasi pendidikan lebih menekankan pada capaian kognitif peserta didik secara individual, kebijakan AN/AKM hadir dengan orientasi pada pemetaan mutu sistem pendidikan secara komprehensif, sedangkan TKA tetap mempertahankan fungsi pengukuran kemampuan akademik sebagai dasar seleksi dan pemetaan capaian belajar. Transformasi ini menimbulkan berbagai implikasi konseptual dan praktis yang perlu dikaji secara kritis agar kebijakan evaluasi pendidikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu mendorong peningkatan mutu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Assessment Nasional (AN/AKM) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam konteks transformasi sistem evaluasi pendidikan, dengan menelaah tujuan kebijakan, landasan filosofis, serta implikasinya terhadap praktik evaluasi pendidikan di Indonesia. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji jurnal nasional terakreditasi, dokumen kebijakan pendidikan, serta literatur akademik yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis kebijakan pendidikan dan content analysis untuk mengidentifikasi arah perubahan, kesesuaian konsep, serta tantangan implementasi AN/AKM dan TKA di tingkat satuan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AN/AKM berperan sebagai instrumen evaluasi sistemik yang menekankan pada literasi, numerasi, dan karakter sebagai indikator mutu pendidikan, sedangkan TKA berfungsi sebagai alat evaluasi akademik individual yang lebih terukur. Meskipun kedua kebijakan ini memiliki tujuan yang saling melengkapi, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan pemahaman pendidik, kesiapan sarana prasarana, serta resistensi terhadap perubahan paradigma asesmen. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi asesmen dan sinkronisasi kebijakan agar transformasi sistem evaluasi pendidikan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Downloads
References
Arifin, Z. (2020). Kritik terhadap sistem evaluasi pendidikan berbasis ujian nasional. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(2), 101–113.
Arifin, Z. (2021). Evaluasi berbasis ujian dan dampaknya terhadap pembelajaran. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 12(1), 45–59.
Fattah, N. (2020). Evaluasi kebijakan pendidikan dalam perspektif manajemen publik. Jurnal Administrasi Pendidikan, 27(1), 1–12.
Fattah, N. (2022). Konsistensi kebijakan evaluasi pendidikan nasional. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(2), 101–114.
Mardapi, D. (2020). Evaluasi pendidikan berbasis sistem. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 24(2), 123–135.
Nurhayati, S. (2022a). Implikasi kebijakan asesmen terhadap perencanaan pembelajaran guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(1), 55–68.
Nurhayati, S. (2022b). Pemahaman guru terhadap asesmen kompetensi minimum. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(2), 89–102.
Prasetyo, E. (2023a). Dinamika kebijakan AKM dan TKA dalam praktik pembelajaran. Jurnal Penelitian Pendidikan, 21(2), 120–134.
Prasetyo, E. (2023b). Dilema guru dalam implementasi AKM dan TKA. Jurnal Penelitian Pendidikan, 21(2), 120–134.
Rahmawati, D. (2022a). Tes kemampuan akademik dalam kebijakan evaluasi pendidikan Indonesia. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 16(1), 33–46.
Rahmawati, D. (2022b). Tes kemampuan akademik dan seleksi pendidikan. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 16(1), 33–46.
Rusman. (2021). Paradigma evaluasi pendidikan dalam kebijakan assessment nasional. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(2), 145–158.
Rusman. (2022). Pemanfaatan data assessment nasional untuk peningkatan mutu sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(1), 1–14.
Suryadi. (2021). Asesmen kompetensi minimum sebagai paradigma baru evaluasi pendidikan. Jurnal Pendidikan Nasional, 9(1), 15–27.
Tilaar, H. A. R. (2021). Reformasi evaluasi pendidikan dan tantangan kebijakan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(3), 201–214.
Widyastono, H. (2020). Evaluasi pembelajaran abad ke-21 dan tantangan kebijakan pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 289–302.
Widyastono, H. (2021). Teaching to the test dalam kebijakan evaluasi pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(1), 67–80.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zulfani Sesmiarni, arsil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



