PERAN TAZKIYATUN NAFS DALAM MENINGKATKAN REGULASI EMOSI DENGAN PERSPEKTIF TASAWUF
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.323Keywords:
Tazkiyatun Nafs, Regulasi Emosi, TasawufAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tazkiyatun nafs dalam meningkatkan regulasi emosi dari perspektif tasawuf. Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi secara sehat agar dapat merespons berbagai situasi dengan bijak. Di tengah kompleksitas kehidupan modern yang sarat tekanan psikologis, emosi yang tidak terkelola dengan baik dapat memicu gangguan perilaku dan ketidakseimbangan mental. Dalam ajaran tasawuf, tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa menjadi konsep sentral untuk membersihkan hati dari sifat-sifat tercela dan mengisinya dengan nilai-nilai spiritual yang luhur. Proses ini dilakukan melalui tiga tahapan: takhalli (pengosongan jiwa dari sifat buruk), tahalli (pengisian dengan sifat- sifat terpuji), dan tajalli (penyingkapan kesadaran spiritual tertinggi). Ketiga tahapan ini memiliki keterkaitan yang erat dengan strategi regulasi emosi yang dikembangkan oleh Gross, seperti situation selection, attention deployment, dan cognitive change. Integrasi antara nilai-nilai tasawuf dan konsep regulasi emosi modern menunjukkan bahwa tazkiyatun nafs berperan penting dalam membantu individu mencapai ketenangan batin, meningkatkan kecerdasan emosional, dan membentuk pribadi yang lebih stabil secara psikologis dan spiritual.
Downloads
References
Anbiya, Ahmad Zainal. (2023). Tazkiyatun Nafs dalam Mengembalikan Fitrah Manusia Modern. 7(1), 133–148.
Bagus Adi Nugroho, Bagus Wicaksono, Rini Setyowati. (2022). Regulasi Emosi Pada Pengikut Tarekat
Syattariyah Regulation of Emotions in Followers of the Syattariyah Order. 7(2), 93–108.
Engel, Dwi, & Salma, Nazwa Zakiatus. (2024). Tinjauan literatur: manfaat dzikir dalam regulasi emosi. Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Agama, 03(04), 289–301.
Faiz, Alfaiz, Yandri, Hengki, Kadafi, Asroful, Mulyani, Rila Rahma, Nofrita, Nofrita, & Juliawati, Dosi. (2019). Pendekatan Tazkiyatun An-Nafs untuk membantu mengurangi emosi negatif klien. Counsellia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(1), 65. https://doi.org/10.25273/counsellia.v9i1.4300
Febriani, Nur Arfiyah, & Kamaluddin, Ahmad. (2022). Regulasi Emosi Berbasis Al-Quran Dan Implementasinya Pada Komunitas Punk Tasawuf Underground. MUMTAZ - Jurnal Studi Al- Qur’an Dan Keislaman , 6(01), 73–102.
Gross, James J. (2014). The Neural Basis of Emotion Dysregulation. In Handbook of Emotion Regulation.
Hanafi F. L. and Hambali A.Y.R. (2023). Hakikat Penyucian Jiwa (Takiyat An-Nafs) dalam Perspektif Al-Ghazali. Gunung Djati Conference Series, 19, 533.
Harmalis. (2022). Regulasi emosi dalam perspektif Islam. Journal on Education, 4(4), 1781–1788.
Mariyati, Lely Ika, Partontari, Ramon Ananda, & Kusuma, Mahestining Kaluni Indah. (2023).
Peranan Regulasi Emosi Terhadap Subjective Well Being pada Santri di Sidoarjo. Journal of Islamic and Contemporary Psychology (JICOP), 3(1s), 100–110. https://doi.org/10.25299/jicop.v3i1s.12349
Nanda Khosidatul Fauziyah, Dhia Lutfia Azaria, Khainuddin. (2024). Konsep pemikiran tazkiyatun nafs oleh ibnu taimiyah dan relevansinya dengan pendidikan karakter. 8(2), 159–169.
Yunan, Muhammad, Ependi, Rustam, & Amin, Nazrial. (2023). Model Pendidikan Tazkiyatun Nafs Dalam Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik di Madrasah Aliyah Swasta Tarbiyah Islamiyah Kab. Deli Serdang. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(2), 560–569. https://doi.org/10.24815/jimps.v8i2.24720
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ade Fatma Azahra, Nida Farhana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



