STRATEGI EFEKTIF DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA RELIGIUS YANG BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.454Keywords:
Budaya Sekolah, Pengembangan BudayaAbstract
Budaya sekolah yang inklusif dan responsif terhadap perubahan menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang dinamis dan berkelanjutan. Ini memerlukan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder sekolah, termasuk guru, siswa, orang tua, dan staf administrasi. Implementasi model kepemimpinan transformasional menjadi integral dalam mengembangkan budaya sekolah yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dan pembelajaran. Mewujudkan budaya sekolah religius menjadi bagian penting dalam membangun karakter positif dan moralitas pada peserta didik. Proses pembentukan budaya sekolah yang religius dan berkelanjutan memerlukan kolaborasi antara semua pihak di sekolah serta dukungan dari komunitas dan lembaga terkait. Perencanaan partisipatif dan dialog terbuka menjadi instrumen kunci dalam membentuk budaya sekolah yang inklusif dan responsif. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memahami fenomena sosial di lingkungan sekolah dan mengidentifikasi strategi-strategi efektif dalam pengembangan budaya sekolah yang berkelanjutan. Pembentukan budaya sekolah religius dapat dicapai melalui berbagai strategi, termasuk teladan, pembiasaan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Kolaborasi aktif dari semua stakeholder sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, karyawan, hingga siswa, sangat penting dalam mengembangkan budaya sekolah yang memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan jangka panjang. Dengan menerapkan strategi-strategi ini, diharapkan sekolah dapat menciptakan budaya yang tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dalam menghadapi kompleksitas zaman yang terus berubah.
Downloads
References
Ainul Khalim., “Implementasi Lingkungan Berpendidikan dalam Membentuk Kedisiplinan Siswa,” Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, Vol.19 No. 1 (2021): 103–104.
Anwar, Khoirul, dan Choeroni Choeroni. “Model Pengembangan Pendidikan Karakter Berbasis Penguatan Budaya Sekolah Religius Di Sma Islam Sultan Agung 3 Semarang.” Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam 2, no. 2 (2019): 90. https://doi.org/10.30659/jspi.v2i2.5155.
Azizurrahman, Azizurrahman, Muhammad Sabri, dan Muhammad Munir. “Pengaruh Budaya Religius Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa Di Man 2 Lombok Timur.” Jurnal Manajemen dan Budaya 3, no. 1 (2023): 43–58. https://doi.org/10.51700/manajemen.v3i1.394.
Kusdaryani, Wiwik, Iin Purnamasari, dan Aries Tika Damayani. “Penguatan Kultur Sekolah Untuk Mewujudkan Pendidikan Ramah Anak.” Jurnal Cakrawala Pendidikan 1, no. 1 (2016): 125–33. https://doi.org/10.21831/cp.v1i1.8383.
Mulyadi, Edi. “Strategi Pengembangan Budaya Religius di Madrasah.” Jurnal Kependidikan 6, no. 1 (2018): 1–14. https://doi.org/10.24090/jk.v6i1.1688.
Nurul, Azizah Dwipa. “Shalat Dhuha & Shalat Dhuhur Berjamaah ) Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa Kelas Va ( Studi Kasus ) Mi Darussalam Pacet.” jurnal program studi PGMI 10 (2023): 498–508.
Prasetya, Benny. “Pengembangan Budaya Religius di Madrasah.” EDUKASI : Jurnal Pendidikan 2, no. 1 (2014): 100–112.
Puspita, Tanti Reni, Implementasi Tata, Tertib Sekolah, Dalam Pemahaman, dan Budaya Disiplin. “Implementasi Tata Tertib Sekolah Dalam Pemahaman Budaya Disiplin Siswa.” TA’LIM : jurnal studi pendidikan islam 3, no. 2 (2013): 183–94.
Qomaruddin, “Manajemen Budaya Religius,” Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, Vol. 21, No. 1 (2023) : hal. 88
Rawas, Musi, Pembangunan Komplek, Perkantoran Pemda, Kelurahan Air, Kuti Kec, dan Lubuklinggau Timur. “Manajemen budaya sekolah.” nitro pdf professional 9 (2015).
Riadi, Akhmad. “MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI BUDAYA SEKOLAH.” Al Falah XVIII (2018): 230–46.
Rohman, Syaifur. “Membangun Budaya Membaca Pada Anak Melalui Program Gerakan Literasi Sekolah.” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar 4, no. 1 (2017): 156–60.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Moh. Maghfur, Alimin Alimin, Aminatun Habibah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



